Pages

Selasa, 25 Agustus 2015

PANTAI SAWARNA - BAYAH, BANTEN

VITAMIN SEA ~ ~ ~ ~ ~ ~


Hai.. 
kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman ke Pantai Sawarna yang terletak di Kabupaten Banten tepatnya di Bayah, Desa Sawarna..

Perjalanan ini dilakukan via darat, pada tanggal 15-16 Agustus 2015





Sabtu pagi, sekitar pukul 08.00, saya dan teman-teman menuju terminal leuwi panjang dan menaiki Bis MGI jurusan Bandung-Sukabumi. Harga bis ini sampai Kota Sukabumi Rp. 50.000.

Kami tiba di Sukabumi sekitar Pukul 11.45 karena ada perbaikan jalan, jika tak ada perbaikan jalan, kami bisa sampai sekitar Pukul 11.00.
Di Sukabumi kita menyewa sebuah Mobil yang berkapasitas 6-8 Orang, karena kami hanya berlima, jadi cukuplah.

Medan menuju Sawarna sangat seru dan menegangkan, Jalan dari Sukabumi cukup mulus dan naik turun, tetapi saat masuk perbatasan Banten, jalan murai kurang bagus dan berkerikil.

sampai ke Bayah, sekitar 5 jam dari Sukabumi Kota , kami tiba Pukul 18.20 ..
langsung dilanjut mencari guest house atau hostel. Karena Sawarna merupakan pantai yang baru booming sekarang-sekarang saja.
Sebelumnya sepi, menurut warga, Sawarna mulai ramai pengunjung saat tahun 2012  saja, itu artinya baru tiga tahun terkenal.

Dahulu sekitar Pantai Sawarna merupakan Perkebunan Kelapa, tapi sekarang semua menjadi Guest House.
akhirnya kami mendapat satu rumah yang disewakan, ada dapur, kamar mandi yang cukup luas dan bersih, dan juga tiga kamar yang masing-masing memiliki pintu.
Well, Noted ya.. kalau weekend dipastikan pantai ini nbakal penuh sama pemuda yang touring, apalagi saya dkk datang saat libur panjang 17 Agustus 2015 (kemerdekaan Indonesia).


ini merupakan kamar saya hiihi ^^

dimanapun dan kapanpun tetap Chelsea :p

harga satu rumah yang disewakan disana sekitar Rp 500.000 s/d 750.000
dan hey, bisa ditawar :) warga disini sangat ramah..

akhirnya setelah solat dan bersih-bersih kami pun masuk ke kamar masing-masing..
dan disini sangat panaaas :p karena hanya mengandalkan fan/kipas angin.
lagipula harga rumah  yang kami sewa cukup murah.

sedia kipas deh kalo kesini hihi

esoknya, setelah subuh.. sesi photo baru dimulai yihuuu..
Pantai Tanjung Layar - Sawarna















Bagus kan?


ada banyak pantai di Sawarna, ada Tanjung Layar, Karang Taraje, Karang Merah, Legon Pari..
akses ke sana harus ditempuh Ojek dengan medan yang sera pula tapi sangat berkesan..

biaya ojek 50-100 ribu untuk satu orang.









WELL SELAMAT BERTRAVELLLING ^^





BRAZILIAN TURTLE (kura-kura Brazil)

Hey, almost one week I didn't visit my blog..

so many stories I would tell..

this is story about my new turtles..
I had 5 turtles..

they all look like the same for each other so  I gave them a similar name..
turtle one, turtle two, turtle three, turtle four, and turtle five heheheheh..



well, take care of this animals were not so difficult..
it's so simple and make me curious all the time..
obviously I dont have so much time to handle animals, but when I've got them, I dont have any reason to say it's the hard things..

just imagine, when u get back from work, you always see a beautiful creature in your home..


taraaa.. love them so much ^.^

Minggu, 02 Agustus 2015

GUA BELANDA DAGO PAKAR BANDUNG

WISATA BANDUNG 
GUA BELANDA dan GUA JEPANG ^^


Hello ...
Good Morning Everyone..
Sabtu kemarin tanggal 01 Agustus 2015, Saya dan teman saya pergi ke Gua Belanda yang terletak di Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda, yep.. that's right BANDUNG My Man..

Kota Seribu Cerita, tempat para pencari kerja melepas penat di sini.. >.<

Taman Hutan Raya Djuanda atau lebih dikenal oleh masyarakat setempat (dan saya juga) sebagai Dago Pakar adalah sebuah hutan kota yang berjarak sekitar 3 Km dari terminal Dago. Tahura Djuanda berada di ketinggian 800 sampai 1350 M di atas permukaan laut, apabila kamu ingin merasakan keheningan dan kesejukan udara sambil melihat beberapa peninggalan masa penjajahan Belanda dan Jepang di sinilah tempatnya.

Harga tiket masuk kesini satu orangnya Rp. 11.000,00 untuk wisatawan lokal, untuk wisataan asing  Rp. 76.000,00

tapi, sewaktu saya masuk, harga tiket berdua adalah 27.000,00, itu artinya ada Rp. 5.000,00 yang entah untuk apa peruntukannya, katanya sih parkir, tapi saat saya pulang, eh parkirnya ditagih lagi -_-a


Tahura Djuanda menyimpan beraneka macam tumbuhan, diantaranya ialah pohon Pinus (Pinus merkusii), Kaliandra (Calliandra callothyrsus), Bambu (Bambusa sp.) dan berbagai jenis tumbuhan bawah seperti tumbuhan Teklan (Euphatorium sp.), kayu Manis dan lain sebagainya. Selain itu terdapat berbagai jenis binatang yang tinggal di dalamnya antara lain Musang (Paradoxurus herma paproditus), Tupai (Callosciurus notatus), Kera (Macaca insularis) serta berbagai jenis burung seperti Kepondang (Oriolus chinensis), Kutilang (Pycnontus caferaurigaster), Ayam hutan (Gallus gallus bankiva) dan beberapa spesies lainnya.

Oh iya, disini juga banyak sekali monyet.. BUANYAK.. dan mereka dibiarkan liar begitu saja, tak sedikit pengunjung yang dibuatnya gemas, mereka memakan apapun.. seperti jagung, kacang dan lain-lain.

Gua Belanda
Belanda membuat terowongan ini untuk keperluan saluran air bagi pembangkit listrik tenaga air pertama di Indonesia yaitu PLTA Bengkok. Namun pada perkembangannya, air untuk pembangkit listrik kemudian disalurkan menggunakan pipa-pipa besar, sedangkan terowongan yang membelah bukit tersebut digunakan untuk kepentingan militer khususnya sebagai pusat telekomunikasi.



Sekedar tips, untuk masuk ke Gua Belanda kamu harus bawa senter (hape sekarang punya banyak senter canggih kan?)

karena kalau sewa biayanya Rp. 20.000,00 (dua senter) 
kalau ingin meneruskan ke Curug Maribaya, Curug Koleang dan lain-lain..
kamu bisa jalan kaki kir-kira 10 Km, kalau takut capek, kamu bisa naik ojek biayanya Rp. 50.000,00 satu kali balikan (harga mungkin bisa di nego tapi sedikit ^^)


selamat berlibur kawan ^^